allah tidak pernah menciptakan sesuatu di dunia ini tanpa sebab. semua yang diciptakan memiliki hikmah. terkadang kita sebagai menusia merasa diri kita tidak berguna, padahal dalam diri setiap ciptaan-Nya ada kelebihan. kekurang tahuan kita akan kelebiham kita lah yang membuat diri kita merasa tidak berguna, aatau kita mengetahui kelebihan dalam diri kita akan tetapi kita enggan untuk memanfaatkannya.
mari kita berfikir sejenak, merenung akan hikmah dari setiap kejadian yang kita alami. mungkin terlintas dalam fikiran kita, mengapa kita diciptakan dengan kekurangan-kekurangan tanpa kelebihan dalam diri kita, kita mengeluh, kita marah, bahkan mungkin saja kita melaknat tuhan yang menjadikan kita. sungguh perbuatan yang sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang makhluk biasa, bahkan malaikatpun tidak akan berani melakukannya. tapi itulah sifat kita sebagai manusia yang dianugerahi hawa nafsu yang menjadikan kita ingin selalu mendapatkan apa yang kita inginkan bahkan kita merasa tidak puas ketika impian yang telah kita idam-idamkan sejak lama telah berada digenggaman tangan kita. coba kita berfikir dengan kerendahan hati, dengan memposisikan kita sebagai makhluk yang sangat lemah di hadapan tuhan yang maha perkasa, maha kuasa atas segala-galanya, yang tidak akan ada satupun makhluk didunia ini dapat mengahalangi kehendak-Nya, mungkin Allah menciptakan kita dengan keadaan kita tidak mengetahui apa yang ada dalam diri kita agar kita senantiasa selalu berusaha mencari jati diri kita dan tentu dengan cara yang diridhoi-Nya, karena itu adalah salah satu sifat makhluk yang dijanjikan oleh-Nya sebuah tempat yang kenikmatannya tidak ada bandingannya, keindahannya tidak ada yang mnendingi, luasnya tidak ada yang mengalahkan bahkan indah yang ada dalam fikiran kita pun tidak dapat menggam,barkan keindahan tempat tersebut. surga, itulah nama tempat yang dijanjikan oleh Allah bagi orang-orang yang mau mengerjakan amal kebaikan dan berjuabg di jalan-Nya. jadi jangan pernah kita merasa kita sia-sia hidup di alam semesta ini, semangatlah karena kita sedang dalam perjalanan menuju tempat persinggahan kita yang abadi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar